artikel Al-Qur’an by yatim
Al-Qur’an
Bekal apa yang mesti kepada anak-anak, agar kelak hidupnya dapat membuat kita tersenyum tatkala memandangnya? Kata Rasul, salah satu kewajiban orang terhadap anaknya adalah mengajarkan Al-Qur’an kepadanya. Bahkan hal itu haruslah diawali sejak akal fikirnya telah mulai berfungsi. Sementara kawajiban lainnya, memberikan nama yang baik, serta menikahkannya di kala telah tiba waktunnya.
Ketika anak-anak mulai terbata-bata mengeja alif ba’ta’, maka sisipkan ,moralitas Al-Qur’an kedalam ruas-ruaas jiwanya. Lantaran itulah merespon lingkungan sekitatnya. Senandungkan padanya bacaan yang fasih dengan irama tartil yang mempesona.Hal itu sering dengan yang disabdahkan nabi Muhammad SAW:zayyinu ashwatakum bilqiro’atil qur’an- hiasilah suara-suaramu yang menawan dengan Al-Qur’an.
Keindahan itu akan memancar memenuhi tubuh dan jiwanya. Irama musical Al-Qur’an yang menyelinap kedalam hatinya, kelak akan senantiasa menyertai pada setiap perjalanan yang ditapakinya,. Bimninglah pula mereka dengan sentuhan etika Qur’ani. Sehingga apabila kelak melakuhkan kekhilafan yang disengaja, maka Al-Qur’an yang telah hidup di dalam diriny a yang akan menegurnya. Sebab ruh Al-Qur’an itulah yang akan menuntun perjalanam hidupnya.
Maka akrapkanlah selalu putra-putri kita dengan Al-Qur’an sedini mungkin. Sebab dengan kekariban itulah, mereka akan merasa bahwa Al-Qur’an adalah merupakan khazanah miliknya. Dengan senantiasa bersandar pada Al-Qur’an, tentu akan membuat kreatifitas fikirnya menjadi serba positif, serta perasaan hatinya tak mudah gunda.Lantaran akhlak Al-Qur’an telah mewarnai jiwannya. Oleh karenanya, bersenantiasalah mambaca La-Qur’an dan ajarilah anak-anak perihalnya.”sebaik-baik kamu,”kata Rasul,” adalah yang mau belajr Al-Qur’an dan mampu pula mengajarkannya.”
Betapa agungnya Al-Qur’an. Bagi yang membacanya saja sudah di catat sebagai amal ibadah.Sebagai mana hal itu pernah disapdahkannya menjadi sepuluh kali lipat, “Aku tidak mengatakanya alif lam mim itu satu huruf. Tetapi alif itu satu huruf dan mim itu satu huruf,” sabdanya.
Bahkan beliaupun juga mengatakan, jika ingin hidupmu bahagia, mati dalam keadaan syahid, mendapatkan perlindungan dipadang makhsyar serta memperoleh pertolongan pada saat
nisab ,hendaknya kamu mem[erbanyak bacaan Al-Qur’an. Sebab Al-Qur’an itu merupakan kalam Allah SWT.Akan menjadi berat saat ditimbang di mazan, serta dapat menjadi perisai dari golongan syetan.”Amalan yang paling utama adalah membaca Aa-Qur’an,”sabdanya pada hadist yang lain.
Alangkah indahnya ketika memandang rumah-rumah, yang didalamnya dikumandangkan bacaan Al-Qur’an. Hal itu sesuaidengan seruan Nabi: “Cahayailah rumah-rumahmu dengan membaca Al-Qur’an.”
Menurut sabdahnya pula,rumah-rumah yang didalamnya menggema senandung irama Al-Qur’an akan dikerumuni oleh para malaikat. Dan syetanpun segera menyingkir menjauh. Suasana penghuninya terasa damai menyejukkan. Kebaikannya pun juga terus bertambah dan kejelekannya pun kian berkurang.
Begitu pun sebaliknya. Bagi rumah-rumah yang tak disenandungkan nada-nada Al-Qur’an di dalam nya maka syetan pun bakal segera datang mengerumuninya. Para malaikat pun menjauhinya. Suasana keluarganya juga merasa sumpeg dan serba membingungkan. Kebaikanya menjadi sedikit dan kejelekannya kian terus bertambah.
Yang amat memedihkan, adalah bagi yang meninggalkan Al-Qur’an. Kelak mereka akan dicampakkan olehnya, ke dalam curamnya api neraka. Namun bagi yang mau menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan dan pedoman hidupnya, maika Allah SWT. Yang akan mengantarkan cirinnya menuju surga.
Recent Entries
- Asrama yatim dikunjungi UTS surabaya
- Mipa Unesa buka bareng yatim CI Surabaya
- Yatim Surabaya buka bersama Dirjen Pajak
- Indahnya buka bareng yatim surabaya
- yatim surabaya tulis lailatul qodar
- ulang tahun di asrama yatim surabaya
- Kompas yatim surabaya
- yamaha surabaya terdepan bersama yatim
- Bukber dengan Notaris Ranti Surabaya
- Dirjend Pajak buka puasa dengan yatim












