Menyelamatkan anak broken home by yatim
MENYELAMATKAN ANAK BROKEN HOME
Perceraian adalah hal yang menyakitkan. Semua orang sudah memakluminya. Meski begitu, angka perceraian ternyata masih besar. Dalam 10 tahun terakhir saja, data dari Departemen Agama RI menyebutkan bahwa angka perceraian meningkat hingga sepuluh kali lipat, dari 20.000 kasus pertahun, membesar sepuluh kali lipat menjadi 200.000 kasus pertahun.
Ada pun yang menjadi akar permasalahan perceraian, anaklah yang paling terkena dampaknya. Setelah perceraian, anak seringkali menjadi bahan perselisihan akut dan laten antara mantan suami/istri yang berebut perwalian, tanpa menyadari bahwa tindakan tersebut justru merapuhkan mental anak.
Saya bertemu seorang klien yang iba atas nisab keponakannya. Ia memang tidak masuk dalam karut-marut problem rumag tangga kakak perempuannya, namun sabagai tante ia tak ingin keponakannya yang masih duduk dibangku ikelas 2 SD harus menjadi korban egoism kedua orang tuanya.
Karena masih dibawa umur, saat ini hak perwalian si anak berada tangan saudari klien saya. Persoalan muncul lantaran sang kakak selalu mencegah anaknya di temui oleh ayahnya dengan beragam cara dan alasan. Sering pula mantan ipar klien saya itu menelepon kerumah untuk berbicara dengan anaknya, namun lagi-lagi itu di tolak.
Padahal dulunya, keponakan si klien ini lebih deket dengan ayahnya dari pada ibunya. Dan sekarang ia sangat merindukan suasana itu lagi. Dampak buruknya, si keponakan terlihat kerap murung, malas bermain di luar dan belajar, serta lebih suka menghabiskan waktu dengan menonton TV dan nain games. Bahkan nilai rapor ujiannya menurun drastis.
“Sebagai tante apa yang bisa say lakukan?” itulah pertanyaan yang di lontarkan klien kepada saya.
Semua anak membutuhkan perhatian lebih. Jika diabaikan, anak dengan sendirinya akan mencari pelampiasan di luar dirinya, semisal main games atau menonton TV dalam waktu yang sangat sulit di batasi. Jika cara seperti itu belum mampu memenangkannya, maka cara pelampiasan dan pelarian yang di lakukan anak sulit di batasi dan di pahami orang dewasa.
Maka menurut saya, saya tante bisa memainkan peran lebih, untuk menghindarkan anak dari rasa kesepian. Ia bisa mengusulkan kepada kakaknya untu memberikan beberapa kegiatan, misalnya les renang atau menggambar. Jika laki-laki, bisa di ikutkan latihan bela diri. Namun untuk itu semua, sit ante harus menemaninya. Aktivitas-aktivitas tersebut perlu di lakukan untuk mengalihkan si kecil dari terlalu banyak bermain games.
Tidak cukup dengan itu, sang tante juga harus melakukan sesuatau untu ibunya. Saya sampaikan ke klien saya itu, “Pertama, Anda harus memahami sudut pandang saudari Anda tentang perceraian yang di alaminnya, serta alasan dia melarang anaknya kontak/berhubungan dengan ayahnya. Apabila memang ada hal-hal prinsipil dan mendasar, maka harus di hormati.”
Tetapi bila hanya untuk kepuasan ego istri terhadap mantan suami (melarang anak kontak sebagai bentuk pembalasan terhadap mantan suami), maka saya katakan kepada klien saya, agar mencoba mengetuk hati saudarinya dengan menceritakan bahwa si keponakan kangen sekali dengan ayahnya.
Cara lain yaitu dengan menunjukan beberapa artikel tentang keuntungan membolehkan anak kontak dengan ayahnya sekalipun orangtuanya bercerai. Nah, setelah memahami alasan saudarinya, si tante bisa menyampaikan kepada keponakannya tentang alasan ibunya melarang dia bertemu sang ayah. Tentu saja harus dengan bahasa yang di pahami anak-anak dan lebih bernuansa positif.
Cara lain yakni dengan mengajak keponakan untuk lebih sering berkunjung ke keluarga di mana ada figur pengganti ayah, semisal kakek atau pamannya, dan menginap di sana untu 1 atau 2 malam di keluarga tersebut. Intinya untuk mengalihkan rasa kangen itu pada figure laki-laki pengganti ayah yang masih ada hubungan keluarga.
Soal nilai jelek, belum tentu karena rasa kangen. Banyak faktor yang masih harus dicari lebih seksama. Tetapi dalam kasus ini, sang tante harus memainkan lebih banyak peran agar si kecil tidak menjadi korban broken home.
Recent Entries
- qurban di yatim panti asuhan cahaya insani surabaya
- yatim surabaya dimanja oleh arisan bery pengajian bery di Grand City
- fakultas Ekonomi Unair buka puasa bareng yatim surabaya
- permohonan yatim surabaya di bulan ramadhan 1432 H
- yatim surabaya dikunjungi dinas perhubungan
- panti asuhan yatim surabaya butuh dana buat pengecoran lantai dua
- yatim surabaya mendo’akan yang akan masuk UMPTN
- yatim CI surabaya kondangan mendo’akan donatur sakit
- yatim panti asuhan surabaya diundang ultah di Mac Donald Surabaya
- yamaha surabaya TERDEPAN ngasih santunan yatim surabaya













March 31st, 2010 at 3:54 pm
ANAK BROKEN HOME ONLINE
“FORUM DISKUSI ANAK BROKEN HOME”
http://anakbrokenhome.co.cc
http://rizkyfauzi19.blogspot.com/2010/03/anak-broken-home-online.html
April 1st, 2010 at 12:33 pm
terima kasih
September 18th, 2010 at 11:40 am
Saya berterimakasih karna forum ini membuat saya percaya kalo saya harus bersykur…
March 24th, 2011 at 8:09 am
makasih om
March 24th, 2011 at 8:10 am
sama-sama terima kasih juga